Bangladesh Selamatkan 20 Muslim Rohingya dari Pemerasan
Kepolisian Bangladesh berhasil menyelamatkan 20 warga Rohingya setelah menghentikan sebuah geng yang mengangkut para pengungsi itu dari Myanmar, tetapi meminta ribuan dolar untuk ongkos naik perahu, ujar seorang pejabat pada Selasa 3 Oktober 2017.
Batalion Aksi Cepat (RAB) menggerebek sebuah desa di dekat perbatasan dengan Myanmar pada Senin malam untuk membebaskan muslim Rohinya yang sudah ditahan di sana selama satu hari, kata Mayor Ruhul Amin.
Kepala RAB yang memimpin operasi di Sabrung dekat Cox's Bazar mengatakan kepada AFP bahwa 20 orang itu termasuk dari tujuh perempuan, lima pria dan delapan anak.
"Mereka ditahan di sana oleh sekelompok pemilik kapal dan kru yang menuntut 20.000 taka (sekitar Rp3,38 juta) per orang untuk naik perahu dan menempuh dua jam perjalanan dari Myanmar," katanya.
Biaya naik perahu antara Maungdaw dan tempat pelabuhan utama Bangladesh di Shah Porir Dwip biasanya tidak lebih dari lima dolar. Amin mengatakan bahwa mereka menangkap tiga anggota geng karena pemerasan.
PBB memperkirakan bahwa 507.000 muslim Rohingya telah meninggalkan Rakhine ke Bangladesh sejak akhir Agustus setelah kekerasan terakhir di negara bagian Myanmar utara. (nta)
Advertisement