Pabrik INKA Banyuwangi Akan Dilengkapi Test Track Sepanjang 3 km
PT INKA terus meningkatkan fasilitas produksi di pabrik Banyuwangi. Saat ini sedang dibangun test track atau lintasan uji. Panjangnya direncanakan sekitar 3 kilometer. Test track merupakan sarana untuk menguji rangkaian kereta setelah proses perakitan guna memastikan kualitas dan kesiapan.
Senior Manager Humas Kantor dan Perwakilan PT INKA, Hartono, mengatakan, pembangunan test track ini bagian dari pengembangan fasilitas produksi di pabrik INKA Banyuwangi. Fasilitas ini akan mengelilingi area workshop dan dilengkapi dengan fasilitas listrik aliran atas (LAA).
"Proses investasi saat ini kita sedang membangun test track sepanjang kurang lebih 3 kilometer yang akan mengelilingi workshop PT INKA Banyuwangi,β jelasnya.
Tes track ini untuk melakukan pengujian dinamik terhadap produk kereta berpenggerak, seperti Kereta Rel Listrik (KRL) maupun Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE). Test track ini juga dilengkapi lintasan menanjak dan turunan layaknya lintasan sesungguhnya.
"Di INKA Madiun sudah ada namun lintasannya terbatas hanya 1 km. Di Banyuwangi ini dibuat lebih panjang," ujarnya.Β
Test track ini juga akan dilengkapi sistem listrik aliran atas. Fasilitas ini berfungsi sebagai sumber tenaga untuk sistem propulsi kereta saat dilakukan pengujian.
"Listrik aliran atas ini berfungsi sebagai sumber tenaga yang nantinya menjadi masukan untuk sistem propulsi pada kereta, sehingga kereta dapat digerakkan saat proses pengujian," terangnya.
Saat ini PT INKA masih melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan agar pengerjaan berjalan sesuai target waktu dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Fasilitas tersebut ditargetkan rampung dan mulai digunakan pada Desember 2026.
Selain test track, juga dilakukan penambahan fasilitas produksi modern, mesin-mesin terbaru. Nantinya, seluruh kereta berpenggerak dan berteknologi tinggi produksi INKA akan dipusatkan di Banyuwangi. Hartono menyebut, pengembangan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing industri dalam negeri.
"Nantinya semua kereta berteknologi tinggi atau berpenggerak akan diproduksi di Banyuwangi. Kami berkomitmen menjadikan pabrik ini sebagai pusat produksi kereta api nasional yang modern dan berdaya saing," terangnya.
Pabrik INKA Banyuwangi berada dekat dengan Pelabuhan Ketapang sehingga lokasinya dinilai straetegis. Dengan pengembangan yang terus berjalan, kapasitas produksi ditargetkan mencapai 250 kereta per tahun.
Saat ini pabrik tersebut sedang menyelesaikan pesanan 16 trainset KRL milik PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dari jumlah tersebut, tujuh trainset telah beroperasi melayani penumpang di wilayah Jabodetabek.
Selain memproduksi KRL, pabrik Banyuwangi juga telah menyelesaikan lebih dari 90 persen pengiriman 1.125 gerbong datar untuk PT KAI yang kini beroperasi di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Ditambah saat ini ada rencana pemesanan 30 trainset oleh KAI sehingga semakin melecut INKA untuk meningkatkan sarana prasarana di pabrik Ketapang. Ditambah wacana itu juga didukung langsung oleh presiden Prabowo Subianto.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Banyuwangi untuk bersama-sama mendukung pabrik INKA di Banyuwangi agar kemudian menjadi sebuah kebanggaan kita bersama," ujarnya.
Advertisement